19 Januari 2009

Per Hari, 10.000 Transaksi Seks di Sulsel

Anda terkejut dengan judul utama halaman ini? Bagi Anda yang bukan hidung belang, angka 10.000 transkasi seks per hari di lokasi pelacuran memang pantas bikin terkejut.

Faktanya, di seantero provinsi ini, khususnya di Kota Makassar, jumlah pelacur yang menawarkan tubuhnya diyakini antara 2500 hingga 3000 orang. Dan setiap pelacur, diperkirakan melayani birahi 4 sampai 5 orang per hari. Jika kalkulasinya seperti itu, maka 10.000 transaksi seks sesungguhnya jumlah minimal.

Namun bagi Anda yang merasa hidung belang, tingginya jumlah transaksi seks ini sepantasnya diwaspadai. Sebab itu juga menjadi pertanda bahwa risiko tertular HIV/AIDS semakin tinggi.

Dan fakta ini yang harus diperhatikan oleh masyarakat umum. Bahwa kasus HIV/AIDS di Sulsel, sudah melampaui 2200 kasus hingga penghujung 2008 ini. Dari penelitian penyuluh HIV/AIDS senior, Prof Dr dr HM Alimin Maidin M PH, kasus HIV/AIDS ini mengalami tren kenaikan berlipat dua setiap tahunnya.

Artinya, jika di penghujung 2008 ini terdata lebih 2200 kasus, maka tidak menutup kemungkinan pada 2009 akan membengkak hingga 4000 kasus, dan 2010 nanti menjadi 8.000 kasus. Atau mungkin, 10.000 kasus!!

Mengendalikan birahi dan tidak terjerumus dalam dunia narkotika barangkali menjadi satu-satunya cara menghindari masuknya HIV ke dalam tubuh kita. Prof Alimin sendiri mengaku sudah sangat susah menyuluh para remaja. Hari ini mendengar, besok sudah dilupakan.

Sejauh ini, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penderita HIV/AIDS secara total. Paling tidak, obat yang diberikan hanya menahan virus ini merusak tubuh. Yang pasti, virus HIV menggerogoti penderitanya secara perlahan-lahan.

HIV akan dibawa seumur hidup. Sebuah penderitaan yang tak terperi. Nasta'inu biL laahi minal Bala. (*)

0 komentar:

Poskan Komentar